Sedekah Pangkal Kaya

Sewaktu SD, mungkin kamu ingat satu kalimat yang sering menghiasi telinga. Terkadang, kita akan temukan kalimat ini tertulis di bagian bawah buku tulis yang kita gunakan. Atau juga tak jarang kita dengar orang tua terus mengulang-ulang kalimat ini.

Menabung Pangkal Kaya

Kita diajarkan sedari kecil untuk menyisihkan sebagian uang yang diberikan orang tua untuk disimpan dalam bentuk tabungan. Entah si uang itu kemudian disimpan di celengan, atau disetor ke ibu guru di kelas.

Menabung memang sudah bukan konsep yang asing lagi. Para pakar perencana keuangan menjadikan konsep menabung sebagai salah satu tools untuk menjaga cash flow kita agar tetap sehat. 

Tapi, apa benar menabung adalah pangkal dari kaya?

Sepemahaman saya, terlepas dari seberapa banyak uang yang ditabung, atau seberapa tinggi nilai konversi tabungan itu ke barang-barang yang dianggap mewah, akan selalu ada resiko kehilangan uang yang ada di dalam tabungan. Contoh resiko yang konkret ya seperti saat pandemi ini.

Tidak sedikit orang-orang yang pada awalnya tabungannya melimpah, lalu menyusut seketika saat ada hal tak terduga di luar kendali terjadi. So, di saat-saat seperti ini, konsep menabung pangkal kaya menjadi kehilangan tingkat certainty-nya. Menabung ternyata tidak selamanya menjamin kita menjadi kaya.

Memang ada sesuatu yang pasti membuat kita menjadi selalu kaya?

Fortunately, ada satu konsep penggunaan harta yang menjamin kita menjadi kaya dengan tingkat certainty 100%: sedekah. Kenapa bisa seyakin itu? Karena Allah dan Rasul langsung yang jamin.

Menurut saya, konsep sedekah ini, jika hanya dipandang dari sisi logika saja, seperti memiliki paradoks. Bagaimana bisa dengan mengeluarkan harta bisa membuat kita menjadi kaya? Yang ada, harusnya berkurang hartanya, kan? Tapi nyatanya, konsep sedekah memang mampu meluruskan paradoks tersebut.

Sejauh yang saya pahami, sedekah juga tak hanya dapat membuat harta melimpah dengan konsep satu biji menumbuhkan tujuh untai dan dari satu untai terdapat seratus biji-nya, namun juga bisa membuat hidup lebih tenang. Karena, ‘balasan’ atas sedekah yang dikeluarkan tidak hanya selalu berbentuk harta lagi, tapi juga bisa berupa jalan keluar atas kesulitan yang dihadapi, atau memang diangkat semua kegelisahan yang dimiliki. Apalagi kalau ditambah dengan syukur, nikmatnya pun in syaa Allah akan lebih bertambah lagi.

Sedekah adalah salah satu amalan yang wajib dibiasakan kala senang maupun susah. Selain salah satu ikhtiar untuk menaikkan standar keimanan, bersedekah juga menjadi salah satu bentuk ikhtiar dalam memperjuangkan barakah.

So, yakinlah, dengan bersedekah in syaa Allah kita akan terus kaya dalam standar-Nya.

Credit Photo

Berikan Komentar

Back to top
%d bloggers like this: