Jejak Perjalanan

Berburu Spring di Yeungnam University

Akhir bulan Maret adalah masa periode yang diantisipasi oleh kebanyakan orang di sini. Baik itu oleh warga lokal, maupun kami-kami para perantau ini. Kenapa? Karena bulan ini adalah awal mula dari mekarnya bunga-bunga bernuansa pink keputih-putihan yang mewarnai hampir sepanjang jalan. Jalan yang ditanami pohonnya tentunya. Wk. Naon.

Musim semi atau spring adalah saat dimana orang-orang, dengan kamera dan outfit terkerennya, berkeliaran di berbagai spot untuk menikmati keindahan sakura atau cherry blossom atau 벗꽃 . Ada yang bersama pasangan, bersama teman sepermainan, bersama komunitas. Ada juga yang…. sendirian bersama kamera hapenya.

Prediksi Sakura di Korea (sumber)

Untuk tahun 2019 ini, cherry blossom di Negeri Gingseng diprediksi dimulai pada tanggal 21 Maret kemarin dengan Jeju sebagai pemrakarsa. Periode awal munculnya sakura memang berbeda-beda setiap daerah. Sedangkan di Gyeongsan sendiri, kuncup-kuncup putih sudah mulai kelihatan sejak awal pekan lalu, sekitar tanggal 25 Maret, seperti prediksi di samping.

Berbicara spot terbaik untuk berburu cherry blossom, Yeungnam University (YU) bisa dibilang salah satu spot keren untuk jepret-jepret, kalau-kalau lagi berada di sekitaran Gyeongsan-Daegu. Yang saya lihat, YU cukup banyak di-featured juga di berbagai artikel tentang “top spots for hunting cherry blossom around Daegu“. Menurut saya, cherry blossom di YU emang tak kalah keren sih sama tempat lain.

Keluar metro (jihacheol-지하철) terus masuk gerbang kampus aja sudah langsung disambut sakura. Di sepanjang jalan utama dari metro menuju beberapa landmark kampus seperti perpus, Chunma Art (semacam Sabuga-nya YU), dan gedung rektorat, terdapat banyak pohon sakura. Area di beberapa department juga dilengkapi sakura. Ada juga jalanan yang dihiasi sakura di satu sisi, dan pohon kering di sisi lain. Pohon kering ini, btw, mungkin tak berbentuk di musim semi, tapi mereka mekar saat musim gugur. Semacam seteng-seteng.

Tapi diantara semua spot yang keren buat selfie-hashtag-cherryblossom, area di sekitar gedung rektorat, jalanan antara engineering library sama graduate school office, dan love road adalah yang paling iconic. Menurut saya. Spotnya sungguh kdrama-able. Cocok buat selfie, foto keluarga, foto prewed, foto ala candid, nge-vlog, unboxing, shooting MV, etc.

Tapi, of all spots, ada satu spot unik di YU yang cukup terkenal. Love Road. Satu jalan setapak yang di kiri-kanannya dihiasi bunga sakura. Yang menjadikan love road ini unik, selain keindahan sakuranya, adalah mitos yang mungkin juga membuat jalan ini diingat banyak orang. Mitos yang mengatakan bahwa jika kamu melewati jalan ini bersama dengan pasangan kamu sambil bergandengan tangan, niscaya cinta diantara kalian tak akan terpisahkan. Menarik gak sih? Ngga. Soalnya cuman mitos.

Love Road Yeungnam University
Love Road (dok pribadi). Jalan berdua bisa langgeng. Nah kalo jalan bertiga?

Menyambut spring ini, mahasiswa YU biasanya mengadakan suatu event besar, seperti food festival, musik, dsb. Hanjakal, waktu itu tidak sempat (abbreviated as mager) menghadiri festivalnya. Jadi, tak ada yang bisa didokumentasikan. Di saat weekend, kampus di musim semi secara tiba-tiba bisa berubah menjadi tempat wisata. Spot-spot unik yang tadi disebutkan di atas tetiba dibanjiri lautan manusia. Area parkir penuh, jalanan sedikit macet. Kalau di Indonesia, yang kayak gini bisa jadi lahan mantap buat pedagang kaki lima seperti pedagang balon, mainan, cuanki, aromanis, juga potograper keliling bersama printer invisibelnya, dan mamang parkir beserta kemampuan ninjanya. Soalnya, dijamin –in syaa Allah– jasa yang mereka tawarkan bisa laris manis.

To sum up, YU adalah salah satu spot yang layak untuk dimasukan ke dalam list pemburuan cherry blossom di area Daegu-Gyeongsan. Weekend di periode cherry blossom adalah salah satu waktu yang pas untuk menikmati sakura sembari mengikuti event besar yang biasa diadakan di YU. Tapi kalau tidak suka keramaian, ya hanya weekdays berarti yang bisa jadi opsi. Either ways, berburu spring di YU itu worth it kok!

Sedikit dokumentasi seadanya bisa dilihat di bawah.

NB. Saya suka amazed sama tata lahan bangunan-bangunan di sini yang well-planned. Terutama untuk area penghijauannya. Proporsi bangunan dan ruang terbuka hijaunya sangat terasa. Terlebih, perletakan sesuatu yang iconic seperti salah satunya pohon sakura ini bisa sedemikian sehingga membuat orang-orang yang melihatnya merasa bangga pernah lewat atau berada di sana. Tidak malu menjadikan areanya as background selfie. Semacam instagramable. Padahal kan kayak pinggir jalan doank gitu. Pinggir jalan tapi bisa membuat asa siga di Korea. Menarik memang.

Berikan Komentar