Tentang Inspirasi

Saat pikiran tetiba terilhami sesuatu kemudian membuat tubuh tetiba tergerak, saya menyebut sesuatu itu adalah inspirasi. Saat kemilau orang lain membuat sisi dalam diri saya ‘dengki’ sehingga muncul semangat kompetisi dan tak mau kalah, menurut saya trigger dari semua itu adalah inspirasi. Saat apa yang dilakukan mengantarkan pada cara pandang dan cara baru dalam menyikapi sesuatu, saya boleh bilang itu juga inspirasi. Mungkin kawan-kawan saya di luar sana memiliki definisi tersendiri dari inspirasi. Tapi, buat saya, hal-hal di atas adalah paradigma saya tentang inspirasi.

Saya sering merasa, bahwa begitu gembira dan bahagianya saya ketika mendapatkan sebuah inpirasi. Darimana pun datangnya itu. Entah dari seseorang atau dari pikiran saya sendiri. Serasa seperti ingin berada di posisi orang yang memberikan inspirasi tersebut, atau jika inspirasi itu didapat dari olah pikiran sendiri, serasa ingin segera menularkan inspirasi tersebut pada orang lain.

Seperti misal, setiap saat saya menemukan seseorang yang suka menulis dan memiliki gaya penulisan yang -dalam pandangan saya- hampir mirip kemudian saya baca tuisannya, saya selalu mendapat sesuatu hal baru dari mereka. Entah dari bagaimana mereka merangkai kata, memilih diksi, mengatur flow tulisan, dan lain-lain. Tidak jarang muncul dalam rasa saya bahwa saya juga ingin memiliki kemampuan membawa tulisan mengalir dan renyah dibaca seperti mereka.

Atau di lain hal, saat saya melihat seseorang yang pandai berkomunikasi, terutama saat berkomunikasi di ruang publik, saya seringkali terpana. Muncul rasa penasaran tinggi akan bagaimana mereka membuat sinergisasi antara diksi dan konten, antara alur berpikir dan pengungkapan suatu gagasan di waktu yang tepat. Kembali, keterpanaan tadi berubah menjadi sebuah keinginan untuk memiliki kemampuan seperti mereka.

Namun selintas muncul dalam benak, bahwa saat keinginan agar bisa ‘sama’ seperti mereka tadi muncul, itu artinya saya sedang terperangkap dalam bayangan mereka. Saya sedang terperangkap dalam suatu hal yang menjadi given buat mereka, padahal saya yakin, saya sendiri diberikan given yang mungkin tak kalah oke dari mereka.

Perihal inspirasi, inspirasi bukan tentang bagaimana agar kita memiliki inspirasi yang ‘sama’ dengan mereka yang kita kagumi, namun bagaimana agar given yang kita miliki bisa dimaksimalkan sedemikian sehingga inspirasi ‘khas’ kita dapat menyamai bahkan melebihi inspirasi yang mereka miliki.

Terkadang kita sendiri jarang menghargai dan mengapresiasi setiap pencapaian yang kita miliki. Atau terlalu membiarkan diri kita terpana akan kemilau orang lain. Padahal di dalam diri kita terdapat segudang hal unik yang jika itu ditemukan dan diasah, mungkin akan menjadikan diri kita lebih gemilang. Bahkan mungkin melebihi mereka.

Memiliki kemampuan sama seperti mereka yang hebat dan akhirnya menjadi inspirasi bagi orang lain memang keren. Namun saat kita menjadi inpirasi di atas kaki kita sendiri, menurut saya, itu jauh lebih keren.

Bahwa setiap orang punya cara sendiri untuk menginspirasi

Komentar

Site Footer

%d bloggers like this: