MPASI Dimulai

Setelah melalui perenungan yang panjang, akhirnya kami memutuskan untuk memulai MPASI Daehan lebih awal dari plan semula.

Awalnya, kami akan memulai penambahan asupan gizi buat Daehan saat usia Daehan tepat 6 bulan, sekitar satu pekan ke depan lah. Tapi, kata si Cinta, melihat Daehan yang sudah mulai sangat aktif, baik di rumah maupun di Orinijib, serta kondisi dimana miminya Daehan kalo di Orinijib ga seintens dan sebanyak di rumah, menurutnya, kayaknya Daehan perlu asupan tambahan. Mengingat usia Daehan dirasa cukup untuk menerima asupan lain selain ASI, akhirnya keputusan memberikan MPASI lebih awal pun diambil. Ah, seminggu lebih awal doank selow lah, pikir kami waktu itu.

Term “lebih awal” yang kami maksud di sini mengacu pada plan awal kami ya. Bukan pada sesuatu hal yang “seharusnya”. Karena, pada dasarnya awal mula pemberian MPASI setiap orang tua pada anak-anaknya berbeda-beda. Acuan mereka juga beda-beda. Mungkin ada yang mengacu ke dokter pediatric yang biasa mereka kunjungi, ambil standar WHO, atau pengalaman orang tua mereka zaman dulu. Tapi, sejauh yang kami tahu, bayi 4 bulan sudah dianggap mampu dan bisa menerima asupan lain selain ASI. So, menurut kami, pemberian MPASI lebih awal sepekan ㅡdari plan semulaㅡ ga masalah lah, in syaa Allah. Haha.

Oiya, kenapa kami awalnya membuat plan untuk memulai MPASI di usia Daehan 6 bulan, karena awalnya kami mengacu pada standar WHO. Sumbernya bisa dilihat disini. Standar WHO untuk memulai MPASI adalah saat bayi berusia 6 bulan dengan tetap menyuplai ASI hingga usia bayinya 2 tahun. Sekalian kami juga awalnya ingin ㅡsok-sokanㅡ memberi Daehan sertifikat ASI Eksklusif di saat usianya tepat 6 bulan. Biar rada-rada mainstream dikit ceritanya, wakaka.

Dan… first meal Daehan adalah Pumpkin Puree.

Karena judulnya adalah memperkenalkan, jadi kami buat puree nya dengan takaran secukupnya. Tak terlalu banyak. Mungkin hanya sekitar 2 atau 3 sendok makan. Awalnya deg-degan sih, karena ini pengalaman pertama kami memberi makan Daehanㅡdan setiap ‘pengalaman pertama’ entah mengapa selalu membuat kami exciting!

Alhamdulillah, Daehan menyantap first meal-nya dengan lahap. Awalnya kami khawatir Daehan ogah-ogahan karena ini kali pertamanya. Tapi ternyata malah sebaliknya. Masih inget banget lah bagaimana lahapnya Daehan waktu itu. Melihat Daehan menyantap lahap 2 sendok makan aja sudah membuat kami bahagia sangat. Memang, bahagia itu sederhana. Sesederhana melototin yang lagi belepotan makan. :))

Sedikit dokumentasi:

daehan makan #1 daehan makan #2 daehan makan #3

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

17 November 2015

*telat ngepost

One comment: On MPASI Dimulai

Leave a Reply to Anggita Cremonandra Cancel reply

Site Footer

%d bloggers like this: