Menghargai Proses

Sadar atau tidak, sedari kecil kita selalu dihadapkan pada sebuah penilaian berbasis hasil. Dari mulai pola asuh orang tua hingga sistem pendidikan formal, seringkali mengaplikasikan penilaian berbasis hasil. Merasakah?

Karena memang, menilai sesuatu dari hasil akan jauh lebih mudah. Parameter-parameter yang dijadikan acuan penilaian pun lebih mudah ditentukan.

Namun tidak selalu menilai sesuatu dari hasil itu baik. Terkadang penilaian berbasis hasil seringkali malah membuat perkembangan diri menjadi stagnan. Terlepas dari hasil yang didapat itu baik atau buruk. Apalagi kalau hasil yang didapat dibanding-bandingkan dengan hasil orang lain. Rasanya seperti ada sesuatu yang tidak pas di hati.

Padahal, ada sesuatu yang jauh lebih berharga dan bermakna dari sebuah hasil, yaitu proses.

Proses memiliki andil yang cukup besar dalam sebuah pencapaian. Dibalik satu hasil yang sempurna, pasti terdapat proses yang berdarah-darah. Bahkan tidak jarang waktu yang dihabiskan dalam berproses cukup lama. Sehingga tidak berlebihan jika kita mengatakan bahwa proses adalah yang sebenarnya patut dihargai. Karena melalui proseslah kemampuan pribadi kita terasah, pengalaman kita bertambah, dan pembelajaran-pembelajaran lain kita dapatkan.

Dan sepertinya, menghargai setiap proses yang telah kita lewati, sesedikit dan sekecil apapun itu, adalah tindakan yang cukup bijak.

Komentar

Site Footer

%d bloggers like this: