Memulai Kembali

Akhirnya.

Aku dan dia bertemu kembali setelah sekian lama terpisah jarak dan waktu. Bagi kami, waktu yang kami lalui di hari-hari kemarin terasa cukup lama. Sangat lama bahkan. Baru saja beberapa saat kami menikah, melepaskan rasa yang telah dipendam sejak lama, beberapa waktu kemudian kami harus berpisah. Di saat senyum simpul belum merekah sepenuhnya, sedih tangis menjadi hal yang harus kami hadapi selanjutnya.

Namun, sungguh. Kami tak pernah menyayangkan atau menyesali perpisahan itu. Walau satu dua kali kami terkendalikan sesaat oleh hawa nafsu, namun tidak pernah sekalipun dengan sengaja kami menyalahkan atau mempertanyakan apa yang kami hadapi ini. In syaa Allah.

Kami sangat yakin, ada banyak hal  yang Allah ingin kami belajar darinya. Ada hal-hal yang sedikit demi sedikit mulai kami pahami maksudnya. Ada juga hal-hal yang masih tersembunyi di balik tabir, menunggu saat yang tepat untuk menceritakan pada kami pembelajaran yang tersimpan di baliknya. Tugas kami hanyalah belajar dan terus belajar. Untuk terus peka pada hikmah yang menghampiri. Untuk terus yakin, bahwa kami adalah insan yang sangat beruntung dalam skenario hidup kami. Kami menyadari, bahwa di waktu sebelum kami berpisah, tak banyak hal yang kami lakukan dan rencanakan. Sedikit banyak kami lalui hari-hari dengan canda tawa, saat itu.

Oleh karenanya, kini, saatnya kami memulai kembali. Dua Hati yang kami miliki saat ini di hati kami masing-masing, sudah cukup menjadi alasan untuk merencanakan alur masa depan dan membuat cerita terbaik di masa sekarang. Bahwa rumah tangga sesungguhnya, barulah akan dimulai kembali saat ini.

Hanya ada satu hal yang ingin kami kejar mulai dari titik ini, Ridha Illahi. Semoga kami diberikan kekuatan dan kesabaran. Semoga kami diselimuti keberkahan dan kebahagiaan.

Aamiin.

Komentar

Site Footer

%d bloggers like this: