Kepercayaan Orang Tua

Ada satu hal yang saya pelajari lagi. Kali ini tentang salah satu bentuk kasih sayang orang tua.

Apa itu?

Kepercayaan.

Saya baru betul-betul menyadari. Bahwa sebuah kepercayaan dari orang tua pada anak adalah salah satu bentuk kasih sayang yang luar biasa. Apalagi di titik dewasa dan sudah berkeluarga seperti ini. Dulu saya tidak terlalu ngeh dan tidak terlalu menangkap akan poin ini. Tapi kali ini saya benar-benar merasakan sesuatu yang berbeda.

Mendapat kepercayaan dari orang tua untuk mengusahakan yang terbaik atas setiap personal choice itu rasanya bahagia sekali. Seolah mendapat satu sokongan moral yang sadar tak sadar itu menjadi salah satu bahan bakar motivasi dalam menjalani hidup. Menggerakkan seluruh elemen tubuh untuk terus mencoba dan berusaha menggapai setiap capaian yang ditargetkan.

Saat masih kecil dulu, mungkin dalam banyak kesempatan, orang tua memberi kita kepercayaan untuk melakukan sesuatu. Entah meminta kita membeli bumbu di warung saat ibu sedang masak, atau meminta kita menjaga adik saat kedua orang tua harus pergi.

Sedikit beranjak dewasa, orang tua sedikit demi sedikit mulai memberikan ‘kebebasan’. Beberapa pilihan hidup yang menyangkut pribadi kita mulai dipercayakan pada kita. Seperti saat memilih SMP atau SMA. Pun saat kita meminta kendaraan lalu orang tua memberikannya.

Tanpa kita sadari, sebenarnya itu bentuk kepercayaan sederhana yang orang tua pernah berikan pada kita.

Tapi mungkin, beberapa tahun silam, hal-hal itu serasa no meaning buat kita. Kalo saya, saya akui memang begitu. Saya menganggap hal itu tak lebih dari ‘suruhan’ semata, atau hal yang sudah menjadi sewajarnya saja. Common things.Titik. Padahal, saat orang tua memberikan kita kepercayaan atas sesuatu, artinya kita sangat sangat berarti di mata orang tua. Dalam kalimat sederhana, keberadaan kita memiliki arti.

Entah mengapa, saat diberi kepercayaan oleh orang tua, serasa saya sedang disuntik oleh sebenar-benar cinta orang tua. Mungkin bisa dibilang bahwa kepercayaan, di titik saya yang sekarang, adalah bentuk kasih sayang orang tua yang paling benar-benar terasa.

Dipercaya menjaga putri orang lain. Dipercaya memilih lanjut studi dibanding langsung bekerja. Dipercaya menjaga dan membesarkan anak. Dipercaya menentukan pilihan hidup ke depan. Dipercaya untuk melakukan yang terbaik sebagai anak, pelajar, orang tua, masyarakat, dan insan seutuhnya.

Ya. Dari sini saya belajar, bahwa kepercayaan adalah bentuk lain dari cinta dan kasih sayang.

Sekarang tinggal saya yang harus terus berusaha menjaga kepercayaan itu. Memeliharanya, merawatnya, menumbuhkannya, dan menghargainya dengan usaha terbaik yang saya punya.

Karena sekarang saya menyadari, bahwa kepercayaan adalah harta termahal yang orang tua titipkan.

 

Komentar

Site Footer

%d bloggers like this: