Kado di Hari Kelahiran

Assalamualaikum Yah..

9 Juni.

Kombinasi tanggal dan bulan yang ga pernah bisa Zaky lupakan. Di tanggal dan bulan itu, 59 tahun yang lalu, Ayah dilahirkan ke dunia. Sosok yang sangat memberi Zaky inspirasi hingga saat ini, hingga detik ini. Ayah terhebat yang pernah Zaky kenal. Seseorang yang mengajarkan Zaky makna pengorbanan, kerja keras, berbuat baik pada sesama, sayang pada keluarga. Mengajarkan dengan tindakan, bukan perkataan semata.

Hingga satu tahun lalu, Zaky masih sibuk dengan De Rifa mempersiapkan kado terbaik buat Ayah di hari spesial ini. Berkeliling mencari sesuatu yang disukai Ayah, berkeliling mencari cake yang enak buat Ayah. Hari ini adalah hari yang ditunggu-tunggu De Geca. Karena di hari ini, De Geca -dengan keegoisan anak kecilnya- bisa niup lilin di cake ulang tahun Ayah. Dan yang paling membuat berkesan adalah di hari ini, kami, Zaky, De Rifa, De Geca, dan Mamah bisa mengucapkan untaian kata cinta yang lantang untuk Ayah.

Kenangan yang terekam di setiap 9 Juni masih tersimpan baik dalam benak Zaky, Yah. Saat Ayah memberi kami wejangan, saat De Geca dan De Rifa berantem memperebutkan cake Ayah, saat kami memberikan kado spesial untuk Ayah, saat semua canda dan tawa pecah di hari lahir Ayah ini. Semua masih terkenang dengan baik. Zaky ga bisa bohong Yah, kalau Zaky ingin kembali mengulang semua momen itu tadi.

Zaky tahu, bahwa tidak ada kado yang paling spesial buat Ayah selain kami, anak-anak Ayah, bisa menjadi anak yang membanggakan buat Ayah. InsyaaLlah kami sedang berusaha untuk mencapai itu Yah. Sekarang Zaky sedang berjuang dengan Tugas Akhir, De Rifa sedang berjuang dengan SBMPTN, De Geca sedang berjuang dengan ujian kenaikan kelasnya. Semua berjuang agar bisa memberikan kebanggaan buat Ayah.

Terkadang Zaky terharu ngeliat De Rifa sama De Geca rajin belajar dan mengerjakan soal. Mereka terlihat begitu semangat mengejar tujuannya masing-masing. Zaky pun begitu Yah, insyaaLlah. Semoga sedikit usaha kami ini bisa mengantarkan kami pada sosok anak yang Ayah banggakan.

Yah, di hari lahir Ayah ini, kami, khususnya Zaky, ingin mengucapkan terima kasih atas segala hal yang telah Ayah beri dan ajarkan pada kami selama ini. Atas pengorbanan yang Ayah senantiasa lakukan, atas kebaikan yang senantiasa Ayah berikan. Terima kasih telah membesarkan kami hingga kami bisa menjadi seperti ini. Terima kasih atas kesederhanaan yang selalu Ayah tekankan pada kami. Terima kasih atas keringat yang tak pernah Ayah keluhkan dalam membesarkan kami. Terima kasih atas segala keperluan kami yang selalu Ayah penuhi. Terima kasih atas kasih sayang tak berbatas Ayah pada kami. Terima kasih atas semuanya Yah. Terima kasih.

Berharap, kami bisa melakukan semua nasihat baik yang Ayah berikan. Berharap, kami bisa meneladani setiap perbuatan baik yang Ayah lakukan. Berharap, kami bisa menjadi anak yang Ayah banggakan.

Sungguh, air mata ini bukan air mata kelemahan, Yah. Ini air mata kerinduan. Rindu untuk mendengar lelucon Ayah lagi, rindu untuk melihat senyum Ayah lagi, rindu untuk bisa berbincang dengan Ayah lagi.

Semoga Allah senantiasa memuliakan dan menerangi Ayah di sana

 

Pengagum setiamu,

Zaky

Komentar

Site Footer

%d bloggers like this: