Jejak Mengangkasa

Ceritanya, seorang kawan mengajak saya untuk turut berbagi pengalaman dan inspirasi sewaktu berjelajah di luar negeri dalam sebuah buku. Suatu ajakan yang menurut saya, sangat menarik. Tanpa berpikir panjang, saya terima ajakan itu. Karena berbagi apa yang pernah membuat saya exciting, adalah hal yang exciting! 😀

Tidak hanya pengalaman saya, buku ini juga berisi sejuta inspirasi dari 17 kawan seperjuangan yang pernah berjuang bersama dalam satu atap pembinaan. Kawan-kawan hebat, yang dengan penuh semangat, mencari hikmah terserak di belahan bumi lain.

Sekilas cuplikan isi buku:

Dua tahun lalu gue ke sini sendirian pas di malam hari dan rasanya galau banget. Emang ke Tokyo Tower enaknya bareng pasangan hehe. Tapi kali ini beda, gue pergi kesana sama temen-temen gue, jadi ga galau lagi deh waktu naik ke atas menaranya.

– Jihan, Manajemen UI, Jepang

Saya juga sering berkomunikasi dengan para penduduk Turki. Meski terkendala bahasa dan berbekal kamus Turki seadanya, nyatanya kami bisa tertawa dan saling belajar kebudayaan satu sama lain.

– Jhovy, Manajemen UNPAD, Turki

Di sela kegembiraan kami menikmati malam terakhir di Khon Kaen, ada sedikit kegundahan yang menyambangi hati. Kabar adanya kudeta pemerintahan oleh militer di Bangkok merebak hingga ke wilayah Khon Kaen.

– Hamid, Statistika UGM, Thailand

Ketika saya melihat kondisi Beijing dengan cuaca ekstremnya itu, ada hal yang terpikir. Kita sebagai orang Indonesia sangat beruntung, dengan iklim tropis, tumbuhan dengan mudah tumbuh di berbagai sudut negeri ini.

– Denny, Teknik Pertambangan ITB, Tiongkok

Iseng-iseng aku bertanya kepada penjual kaos ini, ‘Ibu, orang Malaysia?’. ‘Nggak, saya orang Indonesia. Saya asli Malang.’ Jawabnya. ‘Oalaahh, tiyang Malang jenengan. Kulo Suroboyo. Tiwas kulo ngenyange nek eram, tibak-e dulur dewe buu.’ Kataku dalam bahasa Jawa.

– Avis, Teknik Sipil ITS, Malaysia

Ketika kami mencoba bernyanyi lagu Surabaya Kota Kenangan, seorang tamu Herbergier lain menyahut bernyanyi juga dengan lagu berbahasa Belanda yang mengandung kata ‘Surabaya’. Kami pun terbengong-bengong. Ternyata ada lagu Belanda yang berjudul ‘Surabaya’.

– Gading, Keperawatan UNAIR, Belanda

Saat saya utarakan mau shalat, mereka pasti akan membantu mencarikan tempat yang terbilang ‘aman’, dan itu bisa di mana saja. Kadang di bawah tangga darurat gedung, di pojok ruangan, bahkan di ruang ganti sebuah toko sambil berpura-pura mencoba beberapa helai pakaian.

– Hilda, S2 Tsukuba University, Jepang

 

Penasaran inspirasi apa saja yang terdapat di belahan bumi yang lain?

Baca buku ini adalah pilihan terbaik! 😀

Jejak Mengangkasa

petunjuk pembayaran jejak mengangkasa

 

Komentar

Site Footer

%d bloggers like this: